5G - Gerak Gempur Gazza Gazza Gazza

February 1st, 2009

When 27 December 2008 arrived, we were shocked by the atrocities that happened to people of Gaza. 

What shocked us even more was the fact that much, though not all, western media was distorted and very one-sided in presenting the situation in Gaza. They made it seem like they were attacking “terrorists” when the ones who were actually hit by most of their strikes were primarily civilians. 

In response to this blatant abuse and violation of humanity,  we launched the 5G* effort in Johor. An effort purposed towards encouraging  solidarity between Malaysians, especially Muslim Malaysians, and the people of Gaza. 

5G is a sudden explosion of talks and speeches on Gaza aimed at delivering the actual facts of the current situation in Gaza and its background and collecting as much funds as possible to help what we can in Gaza. 

Even so, such an effort is not even barely enough for the sufferings the people of Gaza had to go through. In the end, the best we can all do is make du’a to ALLAH that He alleviate the sufferings of our brothers and sisters over there and that He help the mujahideen to win our country of Palestine back.

 

The statistics so far (5G)

Total locations gone: 125

Confirmed locations to go: 12

Speakers: 35

I dunno what to write about

January 30th, 2009

I have no idea on what to write about. 

So I will write about the fact that I dunno what I wanna write about. 

So here’s the fact: 

I dunno what to write about.

The end.

Update: I am in a Unigoogle Meeting. Wuuhuu.

January 27th, 2009

Solah on the Bus

January 14th, 2009

During the past year since I got married to my wife, I have had the opportunities to travel long distance by bus quite a few times what with her family being in Kelantan and us in Johor.

This opens up new venues for understanding certain aspects of my deen further. Such as doing solah on the bus.

Solah is something which must be done regardless of circumstance. Although there are rukhsahs, or allowances to help us do solah in those situations.

One such rukhsah is to solah on the bus in such cases where you cannot control where and when the bus stops. Since you must still do solah anyway, just do it on the bus.

Of course, the next question becomes, how do you solah without wudu?

You can actually perform wudu on the bus provided you have even one small bottle of water. A 500ml one should suffice for two wudu. I would recommend that you bring a water spray though, it’s much easier to control.

Wudu really need not take as much water as we usually use. In fact, done efficiently, you can use even a cup of water. Of course, on the bus, using as little water as possible should be what you aim for, as you don’t want to flood the floor.

But what if you have no water? Then do tayammum. You can use the dust on the walls for this purpose.

On a vehicle, it is recommended to pray standing when it is possible. On a bus however, it is very impractical to stand and solah. So there is no harm doing it sitting.

There’s also the question of qibla. How do face the ka’ba with the bus turning here, there and another? An answer i heard and use is that there is no need to face the qibla on any vehicle. Just acknowledge the direction when beginning then face forward.

Now after all that, some of you may think, is it really permissible to do solah on a bus? In the end when we come across such situations we are forced to ask our iman, is leaving solah, a pillar of islam, due to the bus not stopping during the waqt of solah more permissible than doing it albeit with allowances? I think the answer is clear here. Though i think i would still post references later.

For now i’ll end this post here.

-’Umayr
-posted thru his phone in Tanah Merah, Kelantan

Usrah

January 13th, 2009

At pakcik’s house.

Best wo.

Sape takde usrah baik cari cepat. Haha.

Unveiling…

January 13th, 2009

…the new Sayfurrahman.com!

From today onwards, insyaALLAH, my homesite will be here.

Please update your links to Sayfurrahman.com

You’re Awesome!

December 6th, 2008

I…
Am posting this here today…
To tell you my readers…

THAT YOU ARE AWESOME!!!

Heheh!

Actually I just found this cool video. Watch it!

Month and Me

December 5th, 2008

September kids… (because I am one)

Sangat bersopan santun & bertolak ansur.
* Hahahahaha!!! Okay most of the time. But sometimes, I can be rude too you know…

Sangat cermat, teliti & teratur.
* Excuse me? Are you talking about me?

Suka menegur kesilapan orang lain & mengkritik.
* Huhhu… Maybe.

Pendiam tapi pandai bercakap.
* Huahahaha!! The second part. I agree. But *pendiam*?! Hahaha!

Sikap sangat cool, sangat baik & mudah simpati.
* Ask my wife…

Sangat perihatin & terperinci, amanah, setia & jujur.
* Terperinci… <– I’ll have to say no.
* Perihatin, manah, setia and jujur <— ask my wife again… Haha!

Kerja yang dilakukan sangat sempurna.
* Ngehehahaha!! How NOT me. Unless you are saying I am a perfectionist. Which I tend to be til I get bored and NOT finish my work (i.e. NOT “sempurna”).

Sangat sensitif yang tidak diketahui.
* Yeah… (imagines himself in a melancholy)

Orang yang banyak berfikir.
* I do.

Daya pentaakulan yang baik.
* Alhamdu liLLAH…

Otak bijak & mudah belajar.
* Alhamdu liLLAHu khaaliqiy.

Suka mencari maklumat.
* True!! So very true!

Kawal diri dari terlalu mengkritik.
* I curse myself enough at times.

Pandai mendorong diri sendiri.
* My wife said I pandai. Tapi I just donno la…

Mudah memahami orang lain kerana banyak menyimpan rahsia.
* Simplicity is an art. You have to comprehend the greater nature of things to be able to understand the whole.

Suka sukan, hiburan & melancong.
* Suka sukan <— let’s give me a zero on this.
* I do however like entertainment and traveling (although my kinda travel almost always got purpose other than just vacation)

Kurang menunjukkan perasaannya.
* I don’t agree to much on this.

Terluka hatinya sangat lama disimpan.
* No lah! I don’t simpan lelame my heart hurts.

Terlalu memilih pasangan.
* Yup. It’s why I gots me a very nice and lovely wife. I dunno if can find another like her. Heheh! 

Sukakan benda yang luas.
* Heck yeah! More space to think, more freedom!

Bersistematik
* I laugh at this! Hehehe!

PPN KRJ Exhibit

November 22nd, 2008

I just wanna share a few pics. Two to be exact. 

These are the desks that we used to base our exhibition on. Or rather than "exhibition"; a desktop display... Heheh.

These are the desks that we used to base our exhibition on. Or rather than "exhibition"; a display desk.

The boards that we used to put up our stuff at the PPN exhibit.

The boards that we used to put up our stuff at the PPN exhibit.

Laa Tahzan

November 20th, 2008

Ini buat rakan-rakanku yang berasa sedih mahupun kecewa. 

Sahabat, ingat tak suatu ketika dahulu, ALLAH mencipta kita…

Kemudian Kami ciptakan air benih itu menjadi sebuku darah beku lalu Kami ciptakan darah beku itu menjadi seketul daging; kemudian Kami ciptakan daging itu menjadi beberapa tulang; kemudian Kami balut tulang-tulang itu dengan daging. Setelah sempurna kejadian itu Kami bentuk ia menjadi makhluk yang lain sifat keadaannya. Maka nyatalah kelebihan dan ketinggian Allah sebaik-baik Pencipta. (Mafhum Surah al-Mukminuun: 14 - link)

…dan sungguh dia menciptakan kita sebaik-baik kejadian.  Lengkap segalanya. Tangan kita. Kaki kita. Mulut kita. Lidah kita. Ya, bahkan kalbu dan perasaan kita seluruhnya Dia ciptakan. 

Dialah yang melengkapkan diri kita dengan perasaan. Gembira. Riang. Ceria. Semuanya penghias jiwa. Tanpa semua perasaan itu jiwa yang tak mampu merasai kehidupan ini. Kita tak mampu simpati pada sahabat kita. Kita tak mampu menyangi keluarga kita. 

Tetapi denganya juga kita rasa derita. Kita sedih.  Kita rasa kecewa. Kita terasa siksa jiwa yang diruntun ujian demi ujian. 

Kenapa Dia ciptakan perasaan ini? Pastinya bukan untuk menyiksa sanubari kita. Seharusnya lebih tepat sebagai pendidik buat kita. Kita lupa mudah lupa apa yang kita senang dan selesa dengannya. Tapi kita akan ingat pelajaran dari keperitan dan kepayahan. 

Sahabat, sememangnya ALLAHlah yang menciptakan perasaan kecewa. Tapi tidaklah Dia membebankan penyebab kecewa itu lebih dari apa yang mampu kita tanggung. Bahkan Dia sebutkan dengan kalamNya yang suci…

Allah tidak memberati seseorang melainkan apa yang terdaya olehnya. Dia mendapat pahala kebaikan yang diusahakannya dan dia juga menanggung dosa kejahatan yang diusahakannya… (Mafhum Surah al-Baqarah: 286 - link)

…bahkan dia ajarkan juga do’a untuk kita pohonkan padaNya tatkala terasa beban yang kita bawa…

…(Mereka berdoa dengan berkata): Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau mengirakan kami salah jika kami lupa atau kami tersalah. Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau bebankan kepada kami bebanan yang berat sebagaimana yang telah Engkau bebankan kepada orang-orang yang terdahulu daripada kami. Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang kami tidak terdaya memikulnya dan maafkanlah kesalahan kami, serta ampunkanlah dosa kami dan berilah rahmat kepada kami. Engkaulah Penolong kami; oleh itu, tolonglah kami untuk mencapai kemenangan terhadap kaum-kaum yang kafir.  (Mafhum Surah al-Baqarah: 286 - link)

Sahabat… Ketahuilah, sesudah kesusahan itu kesenangan. ALLAH tidak menciptakan kesusahan, melainkan setelah kita mengharunginya ada kesenangan. Bukan itu sunnahNya? 

Oleh itu, maka (tetapkanlah kepercayaanmu) bahawa sesungguhnya tiap-tiap kesukaran disertai kemudahan, (sekali lagi ditegaskan): Bahawa sesungguhnya tiap-tiap kesukaran disertai kemudahan. (Mafhum Surah al-Insyirah: 5-6 - link)

Sahabat. Tatkala engkau bersedih… Ingatlah ALLAH. Bertaubatlah. Mohonlah keampunan. Barangkali ada dosa yang kita lakukan yang menyebabkan gundah. Gusar. Hati tidak tenteram. 

Mohonlah sesungguh-sungguhnya kepadaNya. Hadapkan keperluan dan perhatian kau padaNya. Bukakanlah jiwa dan raga kau pada Dia Yang Maha Pendengar. 

Solatlah sekhusyuknya. Ingatlah Dia jua al-Qadir. Yang Maha Menentukan. Harapkan sebaik, insyaALLAH Dia kan memberikan kebaikan buatmu. 

…Ketahuilah dengan “zikrullah” itu, tenang tenteramlah hati manusia. (Mafhum Surah ar-Ra’d: 28 - link)

Sahabat. Jalan ALLAH jualah jalan yang membawa ketenangan. Bukankah apabila bersandar pada sesuatu yang kuat itu mendatangkan perasaan tenteram? Bahkan ALLAHlah sebaik-baik sandaran, lantaran Dialah yang Paling Perkasa (al-’Aziz), juga Paling Kuat (al-Qawiy) serta dia jugalah yang Empunya Kemuliaan (Dzul Jalaali Wal-Ikraam). 

Sahabat. Tegaskanlah keyakinanmu dengan ALLAH. Usahlah engkau bersedih… 

Sesungguhnya orang-orang yang menegaskan keyakinannya dengan berkata: Tuhan kami ialah Allah, kemudian mereka tetap teguh di atas jalan yang betul, akan turunlah malaikat kepada mereka dari semasa ke semasa (dengan memberi ilham): Janganlah kamu bimbang (dari berlakunya kejadian yang tidak baik terhadap kamu) dan janganlah kamu berdukacita dan terimalah berita gembira bahawa kamu akan beroleh Syurga yang telah dijanjikan kepada kamu. (Mafhum Surah Fussilat:30 - link)

…kerana apabila kita teguh iman dan cukup taqwa, malaikat ALLAH akan turun buat kita memujuk kita! Bukankah itu perkara yang menggembirakan? Bahkan janji syurga itulah kesenangan yang paling hebat dari ALLAH subhanahu wataala. 

Akhir kata. Sahabat, bergembiralah. Ukirlah senyuman pada mukamu. Hilangkanlah gusar di hatimu. Kerana kita adalah insan Muslim dan Mu’min yang bertaraf ummah yang terbaik di muka bumi ALLAH ini! 

Kamu (wahai umat Muhammad) adalah sebaik-baik umat yang dilahirkan bagi (faedah) umat manusia, (kerana) kamu menyuruh berbuat segala perkara yang baik dan melarang daripada segala perkara yang salah (buruk dan keji) serta kamu pula beriman kepada Allah (dengan sebenar-benar iman) dan kalaulah Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) itu beriman (sebagaimana yang semestinya), tentulah (iman) itu menjadi baik bagi mereka. (Tetapi) di antara mereka ada yang beriman dan kebanyakan mereka orang-orang yang fasik. (Mafhum Surah Ali ‘Imran: 110 - link)